overwhelmed

Overwhelmed berdasarkan arti dalam bahasa indonesia adalah kewalahan. Terkadang saya sering merasa kewalahan dalam mengatur emosi saya. Seringkali merasa terlalu takut, gelisah, dan bingung. Pemicu dari overwhelmed bagi diri saya bermacam - macam misalnya, terlalu terstimulasi dengan kondisi bertemu orang banyak, terkadang membuat diri saya menjadi overwhelmed. Atau ada kondisi dimana action tidak sesuai dengan plan. Bahkan keadaan kecil yang mengganggu mood seperti kejadian tidak menyenangkan dijalan bertemu orang orang yg main nyelonong saat menyebrang bahkan muka orang yang ngeselin kadang membuat mood menjadi rusak. Atas semua trigger dan effect ke dalam diri saya, saya merasa perlu memberikan diri saya sendiri untuk mendapatkan space sendiri, untuk menenangkan diri. Dengan mengisolasi diri sendiri menurutsaya itu dapat meredakan sedikit kecemasan dalam diri saya. Karena overwhelmed menurut saya dekat dengan anxiety. Kecemasan berlebihan yang ditimbulkan oleh kewalahan pada diri dalam mengelola dan mengatur emosi. Saya pernah membaca buku tentang psikologi manusia, dalam buku tersebut dijelaskan bahwa dalam mengelola emosi, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengakui bahwa emosi kita sedang bergejolak dalam artian misal kita sedang cemas, kita harus mengakui bahwa kita sedang cemas. Sehingga ketika kita sudah mengakui bahwa kita sedang cemas kita akan lebih mudah untuk mengatur dan mengelola emosi karena sudah terklasifikasi terlebih dahulu. Namun dalam prakteknya saya seringkali lupa bahwa kita harus mengakui kondisi emosi yang mengakibatkan emosi yang meluap luap dalam diri dan sulit untuk dikendalikan. Karena kondisi dalam hidup dan bermasyarakat seringkali tidak sesuai dengan keinginan kita maka seringkali didapati bahwa terdapat kondisi kondisi yang tidak memungkinkan untuk selalu sesuai dengan kemauan kita. Pada akhirnya kita harus lebih bijak dalam bersikap dan bertindak karena tidak selalu kondisi seperti apa yang kita inginkan. Akhir kata, belajar lah untuk mengakui kondisi hati dan jabarkan emosi yang sedang dirasakan agar dapat lebih baik untuk mengelola. Karena orang yang paling kuat adalah orang yang dapat mengelola emosinya sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bergerak

Kembali lagi

Perantauan